Kamis, 11 Februari 2021

Tips Mendesain Toko anda

Beberapa orang mengajukan pertanyaan mengenai bagaimana kiat mendesain toko. Di balik pertanyaan itu tentu ada harapan sesuai dengan fungsi desain toko yaitu menarik minat pembeli agar masuk ke dalam toko, merasa nyaman dan kemudian membeli barang atau jasa yang disediakan.

Saya lalu teringat cerita seorang pengusaha warteg (warung Tegal) yang semula sukses. Banyak orang datang ke warungnya. Kondisi warungnya terbilang jorok untuk ukuran kantin standar. Sembari makan di bangku panjang, orang bisa langsung comot lauk yang diinginkan. Pemandangan waktu makan juga terarah ke dapur yang cuma dibatasi korden lusuh. Terlihat orang dapur yang berpakaian sekadarnya dan penataan dapur yang jauh dari kesan bersih.

Nah, karena usahanya semakin maju, banyak pelanggan yang datang, konon cerita pengusaha itu ingin meningkatkan kualitas warungnya c.q. desain interiornya. Maksudnya baik, supaya warungnya lebih bersih, makanan tertata baik, dan pengunjung dapat makan lebih nyaman.

Apa yang terjadi? Ketika warteg dengan desain interior yang baru sudah siap melayani, para pelanggan yang lama justru tidak mau datang alias menghilang. Mereka merasa tidak nyaman dan “tidak pantas” masuk “restoran”.

Pelajaran apa yang bisa ditarik?
1. Desain toko atau showroom adalah bagian dari strategi marketing. Anda perlu mendefinisikan lebih dulu siapakah konsumen yang menjadi sasaran Anda. Apa kesukaannya, status sosial atau ekonominya. Desain toko yang baik adalah desain yang menyesuaikan dengan kondisi konsumen.

2. Secara keseluruhan desain toko berfungsi mirip “logo” perusahaan. Ada ciri atau karakter tertentu. Contohnya adalah warteg tadi. Para pengunjung warteg mengasosiasikan warteg dengan “interior” warung yang seperti itu. Kalau mau menggunakan contoh yang lebih tinggi kelasnya Anda bisa melihat Time zone, Gramedia atau McDonald. Mendesain toko dengan harapan akan berkembang menjadi jaringan toko sejenis lalu bukan perkara mudah. Karakter toko menjadi kata kunci yang harus dijabarkan seorang desainer. Karena sekali ditetapkan, sulit untuk berubah.

Beberapa toko batik di Malioboro, Yogyakarta mencoba membagi konsumen mereka dalam dua kelas. Yaitu mereka yang mencari batik yang murah, sekedar untuk oleh-oleh atau di pakai sendiri. Dan mereka yang mencari batik berkualitas berharga di atas Rp 1 juta. Pemilik toko mensiasatinya dengan interior berbeda. Lantai 1 ditata seperti layaknya toko pakaian produk masal. Kesannya penuh dengan gang yang sempit.

Sementara lantai 2 ditata layak butik, dengan ruang yang lega. Ada meja kursi seperti ruang tamu, kaca yang besar tersedia di beberapa sudut. Sementara batik ditaruh di etalase kaca dan dalam lemari jati. Kesan yang mau ditampilkan adalah kesan wah, dan pelayanan premium.

Toko sepatu di Jalan Pajajaran Bogor menerapkan kiat yang lain. Di antara mereka ada yang mempunyai dua toko di jalan yang sama. Satu toko untuk membidik konsumen kalangan menengah bawah. Satu lagi untuk membidik konsumen kalangan menengah atas. Kalau Anda perhatikan, desain interior kedua toko itu juga berbeda. Namun ada kesamaannya juga, yaitu karakter. Hal yang sulit didefinisikan tapi akan terasa begitu Anda masuk ke dalamnya.

Dari segi keuangan, budget untuk design toko juga berbeda. Umumnya orang menganggap bahwa desain toko adalah bagian dari biaya usaha atau promosi. Dan karena itu mereka cenderung “pelit” atau menekan budget seminimal mungkin. Sementara budget interior rumah diasosiasikan dengan kesenangan dan kenyamanan pribadi.

Pandangan semacam ini mempengaruhi cara orang dalam menentukan besaran budget untuk interior toko. Dan hal itu tidak sepenuhnya benar. Desain interior toko dapat berfungsi sebagai gimmick yaitu sesuatu yang special unik dan membuat toko tertentu menjadi lebih menonjol di banding toko sejenis. Kalau Anda pas menerapkan fungsi desain interior toko sekaligus sebagai “gimmick” dalam arti posotif, niscaya toko Anda akan lebih dilirik dibanding pesaing Anda. Berani coba?

sumber
http://annahape.com/2007/09/07/tip8t0k0/

Design and Consultant Aji jaya Mandiri

Sebuah perusahaan Contractor dan Suplier Specialist fixture display, Stainless fabrication, Acrylic, Neon Box, Digital Printing, Cutting sticker, dan sekarang merambah ke konsultant display shop, Interior design, furniture, Architecture.
Karena semakin ketatnya persaingan usaha di era sekarang ini, maka Aji Jaya Mandiri menawarkan alternative untuk kebutuhan usaha dan perumahan anda dengan penawaran harga yang bagus, dengan tetap menjaga kualitas bahan dan material. dimana didukung dengan team dan tenaga-tenaga ahli di bidangnya. Kami tawarkan ide-ide dan design-design menarik sesuai impian owner, kami bantu anda untuk wujudkan impian-impian itu


.
























Tambah Gambar










































Sabtu, 11 Januari 2014



Aji Jaya Mandiri

Kami bergerak dibidang desain interior yang mengerjakan segala macam furniture, fixture, selama ini kami melayani pembuatan interior baik toko dan Showroom, dari pembuatan backwall, box laci, Ambalan sampai ke fixture, maupun interior perumahan seperti kitchen set, furniture, mebel dan sebagainya
Didukung dengan tenaga Profesional ahli di bidang visual merchandise, fixture display dan desain interior serta arsitektur, kami menawarkan konsep baru sesuai dengan keinginan dan impian anda dalam merencanakan penataan merchandise ataupun interior.















Berikut daftar brand yang kami suport untuk desain counter dan toko, fixtur display, tata ruang, dan semua kebutuhan toko antara lain:



Logo

Ako

Rodeo

Point one

Novel mice

boom boogie

ninety degrees

Chick girl

Feel 100%

body talk

AndreMichel

Coniwa

Hassenda 

Shiny

Allure

Shela

Jane lorisa

Teenation

Sesame street

Harry Poter

Foxton

Look

Zoya

Rodeo Kids

Batik Bali Lestari

10 p.m

Lady's

Rumah muslimah

Missty

Matahari Dept store

Chandra Deptstore

Rodeo Kids

IJ Unique Boutique

Yen-yen Butique

Eprise

Gallop

Lois

Choice me
Arnon Brook
Placard
Saint Bernard
Daniel hechter
Mobile Power
Walrus
X8
3H
Dual
Java Design
Cullen
Valencia
dll

Design visual merchandise and digital printing

















Booth and other









Selasa, 02 Juli 2013

Visual merchandising

Perkembangan Kebutuhan Visual Merchandising sudah menjadi kebutuhan pokok dalam toko, tampilan dalam desain interior sebuah toko selalu berkembang sesuai perkembangan trend masa kini, Tampilan dalam interior toko bagaikan pakaian yang merupakan "ajining diri" atau jati diri dari sebuah produk yang ditawarkan,